Kegiatan kokurikuler di SLB Negeri 2 Indramayu disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dan tahap perkembangan para siswa, mulai dari tingkat SDLB hingga SMPLB dan SMALB. Jenjang SDLB : Melatih Mandiri Lewat Keterampilan Aktivitas Sehari-hari (Daily Living Skills) Bagi siswa pada jenjang Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), fokus utama kegiatan kokurikuler adalah pengenalan dan latihan Aktivitas Sehari-hari (Bina Diri). Pada tahap ini, anak-anak diajak untuk mengenali dan mempraktikkan keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti: • Makan dan Minum Mandiri: Mengenal tata cara makan yang sopan dan menggunakan peralatan makan sendiri. • Kebersihan Diri: Mempelajari langkah-langkah mencuci tangan yang benar, menggosok gigi, hingga merapikan pakaian. • Mengenal Lingkungan Sekitar: Mengidentifikasi benda-benda di sekitar sekolah dan rumah serta fungsinya secara aman. Melalui pendekatan berulang yang penuh kesabaran dan keceriaan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri siswa agar mereka tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Jenjang SMPLB & SMALB: Memupuk Karakter Tanggung Jawab Melalui Gerakan Peduli Lingkungan Memasuki jenjang SMPLB dan SMALB, fokus kegiatan kokurikuler bergeser pada pembentukan karakter sosial dan kesadaran lingkungan. Melalui tema Peduli Lingkungan, para siswa diajak untuk menjadi bagian aktif dalam menjaga kelestarian bumi dan kebersihan sekolah. Beberapa aktivitas menarik yang dilakukan antara lain: • Pengelolaan Sampah Mandiri: Siswa belajar memilah sampah organik dan anorganik di area sekolah. • Berkebun dan Penghijauan: Melatih rasa tanggung jawab melalui merawat tanaman, menyiram bunga, hingga memanfaatkan lahan sekolah untuk budidaya tanaman hias atau sayuran. • Gerakan Clean Up Sekolah: Mengadakan aksi kebersihan bersama secara rutin untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas sekolah. Selain menjaga kelestarian alam, kegiatan peduli lingkungan ini juga menjadi sarana melatih koordinasi motorik, kerja sama tim, serta rasa empati para siswa tingkat menengah dan atas. Kesimpulan: Melangkah Bersama Menuju Masa Depan yang Mandiri Melalui integrasi kegiatan bina diri untuk SDLB serta kepedulian lingkungan untuk SMPLB dan SMALB, SLB Negeri 2 Indramayu membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi. Kegiatan kokurikuler ini bukan sekadar pelengkap pembelajaran, melainkan fondasi penting dalam membentuk generasi berkebutuhan khusus yang mandiri, berkarakter, dan peduli terhadap sesama serta lingkungannya.